Assalamualaikum Wr, Wb,,,,,,

Segala puji bagi Allah. kita memujinya, memohon pertolongan dan ampunan kepadanya. kita berlindung kepadanya dari segala macam kejelakan yang ada pada diri kita dan dari segala perbuatan buruk kita. barang siapa telah mendapatkan petunjuk dari Allah, maka tak ada seorangpun yang dapat menyesatkannya dan barang siapa telah disesatkannya, maka tak ada seorangpun yang bisa memberikan hidayah kepadanya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah semata, yang tidak ada sekutu baginya serta aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusannya. Allah berfirman yang artinya : "Wahai orang orang yang beriman bertakwalah kepada Allah sebenar-benarnya bertaqwa dan janganlah kamu mati melainkan kamu dalam keadaan beriman." (QS. Ali Imran: 102).
sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah al-Quran dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk nabi Muhammad s.a.w. seburuk-buruk perkara adalah hal-hal yang baru dan setiap yang baru adalah bid'ah. setiap perbuatan bid'ah itu kadang-kadang menyesatkan.

saudara saudari sebangsa dan sedunia yang saya hormati !

ada pun nasehat yang dapat kita ambil pada penjelasan saya ini yaitu "jangan pernah menyerah, pantang menyerah, pantang putus asa, walaupun kita sudah ditakdir malas, miskin, hina, dll. 

dalam kehidupan kita ini seringkali, kata 'Takdir' bukan digunakan untuk memotivasi agar kita semangat berjuang, melainkan untuk tujuan sebaliknya. meredam kesedihan karena gagal mencapai tujuan yang kita harapkan, contoh :  sudahlah, memang takdirmu seperti itu. mau apa lagi. begitu yang sering kita dengar di masyarakat.

kanyaknya kita  harus proporsional (harus seimbang, dapat menangani masalam ) dalam memahami takdir. konsep ini bukan hanya berfungsi untuk meredam gejolak emosi yang berlebihan, seperti gembira yang berlebihan atau sedih yang kelewatan, itu tidak baik malah itu akan membuat kita menjadi buruk dan semangkin buruk terus menerus, maka kita harus optimis dan jangan berlebihan dalam melakukan suatu aktifitas.

konsep takdir juga mengandung maksud untuk memotivasi agar kita gigih, pantang menyerah dan putus asa, apa pun yang menimpa kita hari ini, esok kita masih bisa meraih takdir yang lebih baik lagi. musibah dan bencana tidak boleh melemahkan semangat untuk mencapai hasil yang lebih baik. itulah yang di perlihatkan oleh para nabi dan pengikut-pengikutnya.

Allah Berfirman : 

 



 kegigihan kita yang kuat dalam berjuang menjadi kunci keberhasilan. semangatlah  dalam takdirmu agar kamu bisa merubah takdir kepada yang lebih baik, ingat, Allah menyukai orang-orang yang semangat dalam berjuang. sabar dan tidak pernah putus asa, pantang putus asa bagi kita semangat dan harapan selalu ada dalam diri kita. tanamkan dalam diri  selalu berusaha dan bekerja keras tanpa kenal lelah maka kerja keras yang baik akan menimbulkan hasil yang baik dan kesuksesan Insya Allah dapat kita raih.
kita tidak boleh takut pada kesulitan. karena bersama dengan kesulitan itu ada kemudahan, bahkan kalimat itu diulang dua kali oleh Allah secara berurutan, itu menunjukkan bahwa Allah memitivasi kita umat islam agar bekerja keras dan pantang putus asa. 
Yaitu, Firman Allah :


maka, orang - orang yang bekerja secara sungguh-sungguh dalam mencapai takdirnya, Allah akan berikan yang terbaik, kemenangan yang besar dan bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat. jadi, selalulah optimis dalam bekerja agar kita menjadi hamba yang bahagia di dunia dan bahagia di akhirat.

demikianlah tulisan ini,,,,,,

wassalam 

Sayyid Ahmad Ali Assegaf. 

0 comments so far,add yours